« Home | Penawar Racun Maksiat » | Human Contemplation 1: "aBa" » | "Anak Belajar Dari Kehidupannya" » | Ber-email dengan sopan » | Menggurat sejuk » | Matahari dan Rembulan » | Yearning is cold » | Arti sebuah cita-cita » | Remember Someone’s Name » | Wise words » 

Saturday, August 27, 2005 

Teks Puisi Gie

Akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yang biasa Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
Apakah kau masih selembut dahulu
Memintaku minum susu dan tidur yang lelap
Sambil membenarkan batang leher kemejaku
Kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih
Lembah mandala wangi
Kau dan aku tegak berdiri
Melihat hutan-hutan yang menjadi suram
Meresapi belaian angin yang menjadi dingin

Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
Ketika kudekap kau dekaplah lebih mesra, lebih dekat
Apakah kau masih akan berkata kudengar dalam jantungmu
kita begitu berbeda dalam semua, kecuali dalam CINTA