« Home | Nasihat Bagi yang Masih Hidup (hatinya) » | Tunas muda » | Puisi dan Penggemar » | tekad » | ikhlas » | Count in Finnish » | Surat dari ammi buat para jagoan » | Sepucuk surat koyak untuk bidadari » | Pertanyaan usang » | Hidupku masa lalu, masa depan dan hari ini..... » 

Friday, April 27, 2007 

Hembusan angin musim semi



hembus angin sore hari mengantarkan wanginya bumi
selepas rintik-rintik gerimis
----------------------------------------

mengeluh, manusia memang banyak berkeluh kesah
lebih banyak melihat apa yang tidak dipunyainya
ketimbang apa yang dipunyainya sekarang
ketika hilang, barulah dia menyadari pentingnya hal yang dulu tak pernah dipedulikannya itu

masa muda,kesehatan, waktu, ilmu, uang,keluarga, istri, anak, iman dan Islam serta segudang nikmat lainnya

seakan jiwa ini sekumpulan binatang buas yang sangat lapar
tidak
bahkan lebih dari itu, karena teruslah ia merasa lapar

.,
Hai Jiwa mengapakah kau lengah!
Untaian mutiara, sungai dan telaga
semua, lebih dari yang kau pernah dan bisa bayangkan!
melebihi "Burj-al-Arab", Bora-bora dan dunia seisinya
ya, Jiwa! Lebih dari itu semua!

Mengapa lengah!
Kepakkan terus sayapmu
tembuslah langit itu!
,.


Fatahillah, Rehlingstra├če 12

Labels: