« Home | Sebuah pelajaran kehidupan, "Perjalanan Menuju Ar ... » | ”one grain of rice can tip the scale” (Mulan 1) » | winter dialogue » | "Novel kehidupan" » | Puisi aneh » | a dialogue with an old friend » | Allah is enogh for me » | Rindu » | Bunda aku malu » | AKHLAK DAN NASEHAT SALAF DALAM HAL MENGINGAT MATI ... » 

Monday, February 12, 2007 

Hidupku masa lalu, masa depan dan hari ini.....

11 February 2007, 18:28

Kemarin telah berlalu. Hari esok tak tentu.
Masa lalu adalah ladang introspeksi, bukan penyesalan. Penyesalan perlu ketika memohon ampunan. Bukan menjerumuskan diri ke lembah keputusasaan.
Hari esok perlu untuk direncanakan namun jangan terlalu berangan-angan.
Kita hanya hidup pada hari ini. Karenanya, gunakan hari ini sebaik-baiknya untuk menginstropeksi diri, merencanakan masa depan dan bekerja.

Dengan mengucap Bismillahi tawakkaltu 'allallahi, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah* aku melangkah menapaki lembaran baru ini.

*HR. Abu Daud dan Tirmidzi, artinya:
"Dengan menyebut nama Allah, aku menyerahkan diriku kepada Allah dan tidak ada daya dan kekuatan selain dengan Allah saja."

Ket:
merupakan doa yang sebaiknya dibaca ketika kita keluar dari rumah

Referensi:
Buku Do'a karya Dr. Miftah Faridl.2004. Penerbit Pustaka. Bandung.


Fatahillah
Auwaldstrasse 89
Freiburg


"Lebih banyak tugas dan pekerjaan yang harus kita selesaikan dibandingkan waktu yang kita punya."

nagamete iru dake ja
itsumademo te ni dekinai

kimi no mono ni wa naranai

:)

Post a Comment